Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw

Kategori: RausyanFikr » Wanita | 68 Kali Dilihat
Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw Reviewed by penjualbuku14 on . This Is Article About Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw

Judul : Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw Penulis : Ali Syariat’i Penerbit : RausyanFikr Terbit : Juli 2012 Halaman : 101 Harga : Rp. 24.000 Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw (Poligami di Antara Pembahasan Cinta, dan Ketertindasan) Isu Poligami dalam Islam, Khususnya istri-istri Nabi Muhammad Saw., telah menarik perhatian sekelompok‚Ķ Selengkapnya »

Rating:

Hubungi Kami

Order via SMS

085715545327

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Kg
01-10-2013
Detail Produk "Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw"

Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad SawJudul : Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw
Penulis : Ali Syariat’i
Penerbit : RausyanFikr
Terbit : Juli 2012
Halaman : 101
Harga : Rp. 24.000

Perempuan-Perempuan di Sisi Muhammad Saw (Poligami di Antara Pembahasan Cinta, dan Ketertindasan)
Isu Poligami dalam Islam, Khususnya istri-istri Nabi Muhammad Saw., telah menarik perhatian sekelompok peneliti Barat tentu melebihi topik Islam lainnya. Tentu saja, kelompok ini terdiri atas orang-orang yang – sebelum melakukan kajian ilmiah – telah bermaksud tidak jujur untuk merusak dan merendahkan Islam serta kaum Muslim. Walaupun menuntut banyak sekali fakta sejarah, para penulis ini mempertukarkan cinta rasa, tingkah, dan mungkin dendam mereka sendiri terhadap Islam.
Para penulis ini berkeras hati mencari-cari alasan untuk menyerang Islam dan dengan sengaja menghilangkan fakta-fakta dan realitas-realitas yang berkenan dengan kehidupan pernikahan Nabi Saw. dengan maksud menggambarkan kesucian beliau sebagai raja Timur bersama sekian banyak perempuan di “haremnya”. Di dalam pendekatannya pada isu pernikahan Nabi Suci tersebut, Dr. Ali Syariati sangat mematuhi prinsip kejujuran ilmiah agar tidak menodai karyanya yang bernilai ini. Syari’ati menghindari penilaian permasalahan di sudut pandang muslim yang taat dan menjaga karyanya dari pengaruh keyakinan dan kepercayaan agama. Inilah yang amat di perlukan oleh beberapa peneliti Barat, para Islamologi, dan kalangan Orientalis. isu poligami di kaji dari perspektif yang terbuka seperti ini yang tidak semata-mata dogmatis-doktrin.