PARADIGMA DAN KECENDERUNGAN SEJARAH DALAM AL-QUR’AN

Kategori: Al-Quran » RausyanFikr » Shadra Press | 60 Kali Dilihat
PARADIGMA DAN KECENDERUNGAN SEJARAH DALAM AL-QUR’AN Reviewed by penjualbuku14 on . This Is Article About PARADIGMA DAN KECENDERUNGAN SEJARAH DALAM AL-QUR’AN

PARADIGMA DAN KECENDERUNGAN SEJARAH DALAM AL-QUR’AN; Sebuah Kontruksi Filsafat Sejarah: Study atas Hukum dan Norma dalam Sejarah dan Masyarakat. Penulis :   Ayatullah Muhammad Baqir Shadr Penerbit : Sadra Press Tahun Terbit : 2010 Jenis Cover : Soft Cover Dimensi : – x – cm Kodefikasi : ISBN 978-602-97553-4-3 Harga… Selengkapnya »

Rating:

Hubungi Kami

Order via SMS

085715545327

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Kg
09-07-2013
Detail Produk "PARADIGMA DAN KECENDERUNGAN SEJARAH DALAM AL-QUR’AN"

PARADIGMA DAN KECENDERUNGAN SEJARAH DALAM AL-QUR'ANPARADIGMA DAN KECENDERUNGAN SEJARAH DALAM AL-QUR’AN;
Sebuah Kontruksi Filsafat Sejarah: Study atas Hukum dan Norma dalam Sejarah dan Masyarakat.

Penulis :

 

Ayatullah Muhammad Baqir Shadr

Penerbit :

Sadra Press

Tahun Terbit :

2010

Jenis Cover :

Soft Cover

Dimensi :

– x – cm

Kodefikasi :

ISBN 978-602-97553-4-3

Harga :

Rp. 42.000

Synopsis :

Masa depanlah yang merangsang gerakan aktif sejarah. Meskipun masa depan tidak eksis di masa kini, ia digambarkan melalui keberadaan mentalnya. Keberadaan mental inilah yang disatu pihak menunjuk kepada aspek intelektual yang mencakup tujuan, dan dilain pihak mendorong manusia kea rah tujuan tersebut. Jadi, keberadaan mental dari suatu tujuan yang akan terwujud di masa depan dan yang memotivasi sejarah, di satu pihak menunjukan keberadaan suatu gagasan dan dilain pihak menunjukan keberadaan suatu kehendak. Gabungan Antara gagasan dan kehendak inilah yang mempunyai kekuasaan yang menciptakan masa depan, dan merupakan kekuatan yang mampu memulai kegiatan bersejaranh dibidang social.
Gagasan dan kehendak, dalam kenyataannya membentuk kesadaran manusia, dan dalam kedua unsur dasar ini kandungan batin manusia bisa dilihat.

Kandungan batin manusialah yang menggerakan sejarah dan bersama dengan gabungan antar gagasan dengan kehendak, manusia mampu mewujudkan tujuan-tujuannya.

kandungan batin manusia, dan setiap perubahan serta perkembangan masyarakat bergantung pada perubahan dan perkembangan infrastrukturnya ini. Dengan kata lain, struktur masyarakat berubah sejalan dengan berubahnya gagasan dan kehendak manusia. Jika landasan ini mantap, maka struktur masyarakat juga akan kuat. Kaitan antara kandungan batin manusia dengan suprastruktur masyarakat merupakan kaitan antara sebab dan akibat.

Buku ini mengajak memasuki dunia sosial dan perubahan sejarah dalam pandangan al-Qur’an. Orientasi sejarah dalam al-qur’an menariknya digagas dengan tidak terlepas dari dunia social yang kompleks, warna progressifnya terasa, ciri eksistensinya membakar jiwa, cita rasa filosofisnya bak café Platonik dan Aristotelian. Sebuah tawaran paradigma Gerakan Sosial berbasis Agama yang tidak Doktriner. Selamat Menikmati.