Megatragedi, Kronologi Lengkap ASYURA

Kategori: Al-Huda » Sejarah | 303 Kali Dilihat
Megatragedi, Kronologi Lengkap ASYURA Reviewed by penjualbuku14 on . This Is Article About Megatragedi, Kronologi Lengkap ASYURA

Judul : Megatragedi: Kronologi Lengkap Asyura Penulis : Syekh Ibn Rais Kermani Penerjemah : Ahmad Subandi Penyunting : Najib Husain Penerbit : Al-Huda Ukuran : 14 x 21 cm Tebal : 462 halaman Harga : Rp 58.500,- Resensi: Tak bisa dipungkiri secara kesejarahan bahwa Islam terbagi menjadi dua mazhab besar:… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 55.008
Order via SMS

085715545327

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
19-01-2012
Detail Produk "Megatragedi, Kronologi Lengkap ASYURA"

megatragediJudul : Megatragedi: Kronologi Lengkap Asyura
Penulis : Syekh Ibn Rais Kermani
Penerjemah : Ahmad Subandi
Penyunting : Najib Husain
Penerbit : Al-Huda
Ukuran : 14 x 21 cm
Tebal : 462 halaman
Harga : Rp 58.500,-
Resensi:

Tak bisa dipungkiri secara kesejarahan bahwa Islam terbagi menjadi dua mazhab besar: mazhab Ahlulbait dan Ahlusunnah. Sesungguhnya di atas semua perbedaan yang ada, di antara keduanya, masih ada titik-titik temu yang menyatukan mereka. Sebagian pemikir memandang, perbedaan di antara keduanya terletak pada pendetailan terhadap masalah doktrin dan praktik masing-masing ajaran. Keduanya sama-sama mengimani keberadaan dan keesaan Allah Swt, tetapi keduanya berbeda dalam hal penetapannya. Ahlusunnah secara umum tidak menyukai filsafat untuk menetapkan keberadaan dan keesaan. Sebaliknya, mazhab Ahlulbait, selain menggunakan pendekatan kalam atau teologi, juga melakukan pendekatan filsafat dalam menetapkan keberadaan dan keesaan Tuhan.
Pola pendekatan filsafat, yang berbasis pada prinsip-prinsip logika, dalam mazhab Ahlulbait, menjadikan mereka mengkritisi berbagai ajaran keislaman termasuk realitas sejarah di Dunia Islam. Karena itulah, banyak sekali karya yang dihasilkan oleh para ulama dari kalangan Ahlulbait. Satu contoh dalam peristiwa Asyura, yakni peristiwa syahidnya Imam Husain as di Karbala pada 10 Muharam 61 H, telah memunculkan berbagai fenomena dan peradaban. Fenomena yang relatif mengemuka pascakesyahidan Imam Husain as adalah timbulnya gejolak politik yang menggetarkan penguasa di zaman itu. Salah satu yang fenomenal adalah gerakan al-Tawwabun (Orang-Orang yang Bertobat) dan revolusi yang digerakkan oleh Mukhtar Tsaqafi. Dari sisi peradaban, tragedi Asyura telah melahirkan karyakarya seni seperti syair-syair ratapan terhadap para Imam Ahlulbait, khususnya kesyahidan Imam Husain; operet-operet yang menceritakan detik-detik kesyahidan Imam Husain; seni lukis; seni musik, dan, pastinya, buku-buku yang menceritakan kronologi kesyahidan Imam Ketiga Ahlulbait, Husain bin Ali.
Di antara karya kontemporer yang menceritakan kesyahidan Imam Husain adalah karya Syekh Ibn Rais Kermani yang bertajuk Megatragedi: Kronologi Lengkap Asyura. Buku setebal 462 halaman ini dibagi dua belas bab plus pengantar dari si penulis. Melihat urutan bab-babnya, memang buku ini memang sangat kronologis. Bagi Anda peminat sejarah keislaman atau yang yang ingin merekonstruksi kecintaan kepada Ahlulbait Nabi saw, khususnya kecintaan kepada Imam Husain, kami rekomendasikan buku ini untuk dijadikan referensi kehidupan Anda. Sesungguhnya hati Anda, kehidupan Anda, merupakan pentas Karbala yang selalu aktual saat ini. Setiap hari adalah Asyura, setiap bumi adalah Karbala.(Arif Mulyadi)