Kecuali Ali, Khalifah Pengganti Rasulullah Saw

Kategori: Al-Huda » Aqidah | 90 Kali Dilihat
Kecuali Ali, Khalifah Pengganti Rasulullah Saw Reviewed by penjualbuku14 on . This Is Article About Kecuali Ali, Khalifah Pengganti Rasulullah Saw

Penulis : Abbas Rais Kermani Penerjemah : Musa Shahab & M. Ilyas Penyunting : Abu Ali & Anis M Penerbit : Citra Tebal : 400 halaman Ukuran : 15.5 x 23 cm Harga : Rp 59.500,- ـudul buku ini sesungguhnya merupakan penggalan dari sebuah hadis yang cukup masyhur. Bunyi hadis… Selengkapnya »

Rating:

Hubungi Kami

Order via SMS

085715545327

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Kg
19-01-2012
Detail Produk "Kecuali Ali, Khalifah Pengganti Rasulullah Saw"
kecuali-ali

Penulis : Abbas Rais Kermani
Penerjemah : Musa Shahab & M. Ilyas
Penyunting : Abu Ali & Anis M
Penerbit : Citra
Tebal : 400 halaman
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Harga : Rp 59.500,-

ـudul buku ini sesungguhnya merupakan penggalan dari sebuah hadis yang cukup masyhur. Bunyi hadis tersebut— yang banyak tersebar dalam kitab-kitab fadhail (keutamaan-keutamaan) sahabat— adalah demikian, “Tiada pemuda kecuali Ali, tiada pedang kecuali Zulfikar.” Hadis yang diriwayatkan dalam dua jalur, Sunnah dan Syi’ah, ini memang merupakan salah satu entry point untuk menceritakan berbagai keutamaan Ali bin Abi Thalib, khalifah keempat dalam jajaran khulafaurrasyidun dan Imam pertama bagi muslim Syi’ah.

Salah satu hadis mengenai keutamaan Imam Ali, yang disoal sebagian pihak di Tanah Air, adalah hadis dari diriwayatkan oleh Imam Shadiq as. Ketika ditanya makna ayat 88 surah al-Qashash [28], Segala sesuatu akan binasa kecuali wajah-Nya (Allah), beliau menjawab, “Yang dimaksud dengan wajah Allah dalam ayat ini adalah Ali as.”

 

Selayang pandang bunyi ayat ini seperti “mempertuhankan” Ali as, sebagaimana diprotes sebagian pihak. Padahal, bunyi hadis tersebut “biasa-biasa” saja karena di luar hadis ini, masih ada hadis-hadis lain yang sejenis, yang dinisbatkan kepada selain Ali. Misalnya, hadis, “Rida Fathimah adalah ridaku, ridaku adalah rida Allah …” Jadi, Fathimah adalah manifestasi rida Allah, sementara Ali adalah manifestasi wajah Allah.

Ditulis berdasarkan hasil penelitian menjeluk, Abbas Rais Kermani, seorang ulama peneliti mumpuni, membagi buku setebal 400 halaman ini menjadi 14 bagian. Di dalamnya, pembaca diajak bertamasya menikmati khazanah pengetahuan yang baru atas sosok Ali bin Abi Thalib seperti keutamaan beliau di alam praeksistensi, di alam temporal, dan hingga kesyahidannya. Melihat jelajah data dan analisisnya, boleh dibilang buku merupakan buku ensiklopedia tentang Ali. Apabila pembaca tidak ingin salah paham atas hadis “wajah Allah”, selayaknya buku ini Anda simak secara mendalam dan tidak buru-buru memvonis.[]