Fikih Kebinekaan

Kategori: Fikih » Mizan | 10 Kali Dilihat
Fikih Kebinekaan Reviewed by penjualbuku14 on . This Is Article About Fikih Kebinekaan

Pengarang: Azyumardi Azra, Biyanto, Hamim Ilyas, Hendar Riyadi, Hilman Latif, Lukman Hakim Saifudin Penerbit: MAARIF Institute dan Mizan Editor: Wawan Gunawan Abd. Wahid, Muhd. Abdullah Darraz, Ahmad Fuad Fanani Ukuran: 15 x 25 cm Halaman: 360 ISBN: 978-979-433-896-4 Tahun Terbit: Juli 2015 Deskripsi Buku Fikih kebinekaan adalah sebuah rumusan fikih yang… Selengkapnya »

Rating:

Hubungi Kami

Order via SMS

085715545327

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Kg
30-08-2015
Detail Produk "Fikih Kebinekaan"

jual buku fikih kebinekaanPengarang: Azyumardi Azra, Biyanto, Hamim Ilyas, Hendar Riyadi, Hilman Latif, Lukman Hakim Saifudin

Penerbit: MAARIF Institute dan Mizan

Editor: Wawan Gunawan Abd. Wahid, Muhd. Abdullah Darraz, Ahmad Fuad Fanani

Ukuran: 15 x 25 cm

Halaman: 360

ISBN: 978-979-433-896-4

Tahun Terbit: Juli 2015

Deskripsi Buku

Fikih kebinekaan adalah sebuah rumusan fikih yang berpijak pada fenomena keragaman di masyarakat. Tujuannya adalah untuk memberikan panduan filosofis, teoretis-metodologis, dan praksis di kalangan umat Islam Indonesia dalam mendorong hubungan sosial yang harmonis, menghilangkan diskriminasi, memperkuat demokratisasi, dan memberikan landasan normative-religius bagi Negara dalam memenuhi hak-hak warga masyarakat secara berkeadilan.

Pembahasan Fikih Kebinekaan dilandasi pada aspek metodologis, yaitu merekonstruksi model pembacaan terhadap doktrin-doktrin kunci agama yang termaktub dalam kitab suci. Fikih Kebinekaan mensyaratkan proses pembacaan secara kritis-konstektual-historis terhadap literatur keagamaan dengan mempertimbangkan konteks sosial yang senantiasa berkembang secara dinamis. Model pembacaan tersebut dilakukan dengan menekankan pada makna yang sesuai dengan tujuan hokum Islam ( maqashid al-syari’ah) untuk mencapai kemaslahatan umum (al-maslahah al-‘ammah).

Buku ini membahas tiga topic utama yang menjadi isu penting dalam kajian fikih mu’amalah (hubungan sosial) dan fikih siyasah (politik) kontemporer, yaitu konsep umat yang lebih terbuka dan egaliter, hubungan sosial antar umat beragama dalam relasi setara tanpa diskriminasi, dan kepemimpinan non-muslim dalam masyarakat yang majemuk.

Tags: ,